Sekapur Sirih

Banyak sekali keburukan-keburukan kita sebagai suatu bangsa yang berdaulat. Setelah sekian lama kita merdeka, namun rasanya kita malah terbelenggu oleh penjajahan-penjahan yang JUSTRU bersifat internal.

Kenapa jakarta terjadi banjir? Kenapa sampah menggunung? Kenapa sungai kita kotor? Kenapa masih saja pejabat kita korupsi? Kenapa orang kita terlihat seperti orang yang kurang beradab dan kurang disiplin? Kenapa?

Mengapa kesalahan-kesalahan tersebut tetap lestari dan bahkan cenderung terlihat dilestarikan? Kita sebagai generasi penerus bangsa, sudah seharusnya meluangkan waktu sejenak untuk memikirkan mengapa. Sudah sedemikian egois-nya kah Masyarakat kita? Mengapa bangsa ini banyak sekali skandalnya? Apakah bangsa kita terlalu banyak berpolitik? Sudah saatnya untuk kita mengembalikan nilai-nilai luhur kita sebagai manusia yang berbangsa dan bernegara.

Teman-teman mari kita satukan hati dan pikiran kita untuk mewujudkan bangsa Indonesia yang lebih baik lagi di masa yang akan datang.

Sunday, July 8, 2007

satu untuk indonesia

Ketika menulis tulisan ini, saya menangis. Saya menangis, seluruh hati saya bergetar, bergidik namun semua rasa itu adalah rasa bahagia dan terharu yang amat sangat. Mengapa? Karena sebelum menulis tulisan ini saya menonton salah satu acara olahraga di sebuah stasiun televisi. Disitu dibahas mengenai kiprah Tim nasional sepakbola Indonesia di dalam perebutan piala asia (AFC) mengapa hal tersebut dapat dan mampu membuat saya menangis?karena di salah satu liputan disebutkan bahwa semua suporter dari seluruh penjuru Indonesia yang biasanya selalu bentrok dan selalu diberitakan rusuh hingga negara mengalami kerugian, saat ini semua berjanji untuk bersatu atas nama bangsa Indonesia mendukung keras tim nasional Indonesia. Saya menangis. Mereka tidak mengingat ras dan tidak mengingat kepentingan klub namun mereka bersatu atas nama satu yakni Indonesia. Mereka juga berjanji tidak akan mengenakan atribut klub masing-masing, namun mereka akan mengenakan atribut merah putih. Indah, sungguh indah. Saya menangis. Saya menangis bahagia sebagai putra bangsa Indonesia yang melihat anak bangsa lain memperlihatkan rasa cintanya terhadap Indonesia walaupun dengan cara sederhana, mendukung tim nasional sepakbola. Alangkah indahnya jika rasa ini diperlihatkan oleh para anggota DPR MPR, alangkah indahnya jika para anggota tersebut tidak berpikiran untuk memanfaatkan uang negara dan tidak mementingkan kepentingan partai, namun lebih kepada mementingkan kepentingan bangsa, kepentingan Indonesia. Saya menangis, menangis ironis melihat para anggota tersebut yang selalu menganggap dirinya penting bagi bangsa namun pada kenyataannya menjadi sangat tidak penting bagi rakyat Indonesia. Namun pada akhirnya saya tersenyum, saya tersenyum. Melihat ribuan bahkan puluhan ribu rakyat Indonesia yang menganggap dirinya tidak penting namun menjadi faktor penting bagi bangsa Indonesia pada saat ini. Saya bangga dan saya kembali menangis. Menangis dengan senyum mengembang di wajah saya. (dish)

3 comments:

Anonymous said...

Oi, achei teu blog pelo google tá bem interessante gostei desse post. Quando der dá uma passada pelo meu blog, é sobre camisetas personalizadas, mostra passo a passo como criar uma camiseta personalizada bem maneira. Se você quiser linkar meu blog no seu eu ficaria agradecido, até mais e sucesso. (If you speak English can see the version in English of the Camiseta Personalizada. If he will be possible add my blog in your blogroll I thankful, bye friend).

Anonymous said...

blog yg bagus, pls berkunjung ke http://peduli-indonesia.blogspot.com/

Anonymous said...

gokil, sekarang aja gue juga nangis